
Banyak MITOS melingkari tanaman GANJA mengenai penggunaannya. Itulah alasan mengapa sampai sekarang, kemenangan atas legalisasi penggunaannya masih samar-samar, bahkan di Tanah Air ini GANJA pada kebanyakan orang memiliki persepsi dan sikap yang negatif.
Pemerintah negara-negara yang berbeda masih menganggap tanaman ini sebagai berbahaya dan tidak memiliki nilai obat.
Namun, masa depan penggunaan GANJA terutama untuk kepentingan medis secara perlahan mulai menunjukkan arah yang jelas. Beberapa negara sudah mulai melegalkan ganja,baik untuk tujuan medis dan non medis ( konsumsi publik)..
Terima kasih kepada orang-orang yang mendedikasikan hidup mereka untuk membuktikan bahwa tanaman ini bisa menjadi keajaiban untuk mereka yang sedang sakit dan dibuktikan kesembuhannya. Jadi, sekali lagi untuk semuanya, buang jauh2 mitos yang terkait dengan tanaman GANJA dan marilah melihat manfaatnya dengan pikiran terbuka.
1. " Penggunaan ganja dapat menyebabkan penurunan daya ingat / memori dan dapat menurunkan kecerdasan / IQ. "---> MITOS !!
Tidak ada bukti yang cukup untuk membuktikan bahwa penggunaan ganja, terutama jangka panjang, dapat menyebabkan kehilangan memori. Meskipun ada mungkin sedikit kebenaran ini, penelitian membuktikan bahwa hanya memori jangka pendek Anda bersama dengan kemampuan Anda untuk belajar dan mengingat hal-hal hanya akan terpengaruh saat Anda berada di periode intoksikasi.
2. " Penggunaan ganja mengakibatkan ketergantungan / adiktif."---> MITOS !!
Kontroversi ini telah sudah ada dalam sekitar waktu yang sangat lama. Ya,, kami memiliki teman-teman yang tidak bisa berfungsi tanpa mengisap GANJA tetapi ini tidak berarti bahwa GANJA menyebabkan kecanduan. Bahkan sebuah studi membuktikan bahwa ketergantungan GANJA hanya 9%, yang di bawah pengaruh ketergantungan lainnya bersama alkohol, tembakau, kokain dan heroin.
3. " Merokok GANJA lebih buruk daripada merokok tembakau. "---> MITOS !!
Hal Ini tidak mengatakan bahwa ganja tidak memiliki efek pada fungsi paru-paru Anda, tetapi studi menemukan bahwa orang yang merokok ganja memiliki paru-paru sehat daripada mereka yang hanya merokok tembakau. Itu mungkin karena Anda tidak dapat mengkonsumsi 20 linting ganja hari seperti rokok. Juga, rokok GANJA ditemukan memiliki bahan kimia kurang berbahaya daripada rokok tembakau.
4. " Penggunaan GANJA meningkatkan tindak kriminalitas." ---> MITOS !!
Alasan di balik ini adalah karena hukum menganggap penggunaan GANJA sebagai kejahatan. Tapi penggunaan ganja tidak dapat dikaitkan semata-mata sebagai faktor yang meningkatkan kejahatan. Meskipun sebagian besar penjahat mungkin mengatakan mereka menggunakan GANJA, tapi jangan lupa bahwa mereka juga minum dan berjudi. Ini tidak adil untuk meletakkan semua menyalahkan penggunaan GANJA.
5. " Setiap pengguna GANJA, membuka pintu gerbang penyalahgunaan obat-obatan lain. " ---> MITOS !!
Gagasan ini tentang ganja yang mengarah ke penyalahgunaan obat lain hanya omong kosong. Tidak ada studi yang telah memberikan bukti yang cukup bahwa penggunaan ganja menyebabkan penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Itu hanya terjadi bahwa penyalahguna narkoba mencoba ganja pertama pada titik tertentu hidup mereka.
6. " GANJA adalah obat yang berbahaya." ---> MITOS !!
Selama bertahun-tahun penelitian ganja, para peneliti telah menemukan bahwa ganja kurang berbahaya daripada alkohol, merokok tembakau dan menggunakan obat-obatan terlarang. Bahkan, ganja menawarkan berbagai macam manfaat kesehatan jika digunakan dengan benar.
sumber: Ganja medis Indonesia.
loading...
0 Response to "INILAH 6 MITOS GANJA YANG MENYESATKAN"
Posting Komentar